Selasa 2 Oktober 2012,
Mata kuliah yang diajarkan oleh Bapak Deendarlianto cukup sulit bagi kemampuan saya yang hanya berputar dengan facebook dan twitter, paling banter yach,.... detik.com , itupun buka tab Bola doank...
Mendengar hal-hal yang beliau ajarkan, membuat saya bagaikan anak bayi yang baru lahir ke dunia,,,,
OMG......... Kemana saja Saya selama ini, dunia sudah banyak mengalami perkembangan... Semua kebijakan energi dan perkembangannya saya tidak mengetahui sedikitpun.
hufttt..... ( gagap wawasan....)
Bapak ini, mencoba menjelaskan semua materi yang di ajarkan hanya dengan beberapa kata dan grafik doank....
Luasnya wawasan Bapak ini, seolah grafik dan beberapa kata di slidenya itu berbicara langsung kepadanya, dan bapak ini berusaha menerjemahkannya kembali kepada kami, terutama saya dengan bahasa yang sangat saya tidak memahami sama sekali.... Teman2 ada yang mengangguk2an kepala, mungkin mereka paham,. ... atau lagi latihan joget india, dan.... Saya???? hanya bisa diam tanpa kata,
yang pasti adalah, bahwa saya masih sangat jauh untuk memahami dan mengerti... saya hanya bisa menjawab tanpa ada pengetahuan yang cukup....................
Selasa, 02 Oktober 2012
Jumat, 28 September 2012
Pemanen Air Hujan
Rain Drop
Rain drop adalah rancangan modifikasi dari pengumpul air hujan. Alat ini dirasa mudah dalam penerapannya, dengan sedikit memodifikasi pancuran atap. Menggunkan sistem raindrops dalam penangkapannya.
"Sistem Raindrops hanya memungkinkan orang untuk beradaptasi botol plastik standar untuk sistem selokan yang ada untuk mengumpulkan air hujan ini penyimpanan air perubahan dari yang paling ke bagian paling mahal dari sistem.. Ini jauh lebih mudah untuk membersihkan dan mengganti dari unit penyimpanan yang lebih besar . The repurposing dari botol-botol plastik juga akan memberikan nilai kepada banyak botol yang lain menuju tempat pembuangan sampah Korupsi di sektor air adalah masalah nyata di banyak negara berkembang.. The skalabilitas dari sistem ini membantu untuk memberikan lebih banyak kekuatan untuk masyarakat yang membutuhkan .
Manfaat lain besar untuk menggunakan botol plastik sebagai sistem pengumpulan air adalah bahwa hal itu cocok dengan baik dengan proses yang disebut SODIS, yang menggunakan kombinasi dari sinar UV matahari dan panas untuk menghilangkan mikroorganisme patogen yang menyebabkan penyakit. Proses ini menyebar di banyak negara berkembang karena efektivitas dan biaya rendah. "
Rain drop adalah rancangan modifikasi dari pengumpul air hujan. Alat ini dirasa mudah dalam penerapannya, dengan sedikit memodifikasi pancuran atap. Menggunkan sistem raindrops dalam penangkapannya.
"Sistem Raindrops hanya memungkinkan orang untuk beradaptasi botol plastik standar untuk sistem selokan yang ada untuk mengumpulkan air hujan ini penyimpanan air perubahan dari yang paling ke bagian paling mahal dari sistem.. Ini jauh lebih mudah untuk membersihkan dan mengganti dari unit penyimpanan yang lebih besar . The repurposing dari botol-botol plastik juga akan memberikan nilai kepada banyak botol yang lain menuju tempat pembuangan sampah Korupsi di sektor air adalah masalah nyata di banyak negara berkembang.. The skalabilitas dari sistem ini membantu untuk memberikan lebih banyak kekuatan untuk masyarakat yang membutuhkan .
Manfaat lain besar untuk menggunakan botol plastik sebagai sistem pengumpulan air adalah bahwa hal itu cocok dengan baik dengan proses yang disebut SODIS, yang menggunakan kombinasi dari sinar UV matahari dan panas untuk menghilangkan mikroorganisme patogen yang menyebabkan penyakit. Proses ini menyebar di banyak negara berkembang karena efektivitas dan biaya rendah. "
Rabu, 23 Mei 2012
24 Mei 2012
Biografi Ustad Yusuf Mansur
Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakatuh,
Lewat blog ini, saya berusaha untuk menyajikan biografi ustadz dan tokoh agama yang dapat kita pelajari sekaligus semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua...
Yusuf Mansyur
Laki-Laki
Islam
Jakarta, 19 Desember 1976
Laki-Laki
Islam
Jakarta, 19 Desember 1976
Biografi :
Ustadz Yusuf Mansyur dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Daarul
Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata
Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melalui perjalanan
berliku sampai menjadi ustadz terkenal seperti sekarang.
Ustadz Yusuf lahir dari keluarga Betawi yang berkecukupan pasangan
Abdurrahman Mimbar dan Humrif’ah dan sangat dimanja orang tuanya.
Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun
1992 ini pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti tengah
jalan karena lebih suka balapan motor.
Pada tahun 1996, dia terjun di bisnis Informatika. Sayang bisnisnya
malah menyebabkan ia terlilit utang yang jumlahnya miliaran. Gara-gara
utang itu pula, Ustadz Yusuf merasakan dinginnya hotel prodeo selama 2
bulan. Setelah bebas, Ustadz Yusuf kembali mencoba berbisnis tapi
kembali gagal dan terlilit utang lagi. Cara hidup yang keliru membawa
Ustadz Yusuf kembali masuk bui pada 1998.
Saat di penjara itulah, Ustadz Yusuf menemukan hikmah tentang
shodaqoh. Selepas dari penjara, Ustadz Yusuf berjualan es di terminal
Kali Deres. Berkat keikhlasan sedekah pula, akhirnya bisnis Ustadz Yusuf
berkembang. Tak lagi berjualan dengan termos, tapi memakai gerobak, Ia
juga mulai punya anak buah.
Hidup Ustadz Yusuf mulai berubah saat ia berkenalan dengan polisi
yang memperkenalkannya dengan LSM. Selama kerja di LSM itulah, Ustadz
Yusuf membuat buku Wisata Hati Mencari Tuhan Yang Hilang. Buku yang
terinspirasi oleh pengalamannya di penjara saat rindu dengan orang tua.
Tak dinyana, buku itu mendapat sambutan yang luar biasa.
Ustadz Yusuf sering diundang untuk bedah buku tersebut. Dari sini,
undangan untuk berceramah mulai menghampirinya. Di banyak ceramahnya, ia
selalu menekankan makna di balik sedekah dengan memberi contoh-contoh
kisah dalam kehidupan nyata.
Karier Ustadz Yusuf makin mengkilap setelah bertemu dengan Yusuf
Ibrahim, Produser dari label PT Virgo Ramayana Record dengan meluncurkan
kaset Tausiah Kun Faya Kun, The Power of Giving dan Keluarga.
Konsep sedekah pula yang membawanya masuk dunia seni peran. Melalui
acara Maha Kasih yang digarap Wisata Hati bersama SinemArt, ia
menyerukan keutamaan sedekah melalui tayangan yang didasarkan pada kisah
nyata.
Ustadz Yusuf juga menggarap sebuah film berjudul KUN FA YAKUUN yang
dibintanginya bersama Zaskia Adya Mecca, Agus Kuncoro, dan Desy
Ratnasari. Film ini merupakan proyek pamungkas dari kegiatan roadshow
(ceramah keliling) berjudul sama selama Januari-April 2008.
Melalui Wisata Hati, ia menyediakan layanan SMS Kun Fayakuun untuk
menemukan jawaban atas permasalahan yang ada. Ia juga menggagas Program
Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA), sebuah program unggulan dan
menjadi laboratorium sedekah bagi seluruh keluarga besar Wisatahati.
Donasi dari PPPA digunakan untuk mencetak penghafal Alquran melalui
pendidikan gratis bagi dhuafa Pondok Pesantren Daarul Quran Wisatahati.
Meski tak sempat menuntaskan kuliah, Ustadz Yusuf bersama dua
temannya mendirikan perguruan tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Cipta
Karya Informatika.
Ustadz Yusuf menikah dengan Siti Maemunah dan telah dikaruniai tiga orang anak.
terima kasih untuk blognya mbak http://annastacy.wordpress.com/
Langganan:
Postingan (Atom)
